
Allah SWT berfirman dalam Al-quran
" Tunjukilah kami kepada jalan yg lurus ,yaitu jalan orang-orang yg telah Engkau beri nikmat atas mereka." (Qs.AL-Fatihah: 7)Adapun nikmat-Nya yang dimaksud "orang-orang yang diberi nikmat atas mereka" adalah nikmat dzikir,karena dzikir adalah pokok ibadah dan kunci segala kebaikan, dan karena dzikir itu adalah nikmat dari Allah SWT.
Artinya: "Dzikir adalah nikmat Yang datangnya dari Allah, maka tunaikanlah dzikir tersebut sebagai bentuk rasa syukurmu kepada-Nya "Dalam kitab Iqodzul Himam hal. 431 disebutkan: "Tidaklah bagi hari itu kecuali hanya bagi Allah-lah di dalamnya nikmat-nikmat, Yang Dia berikan kepada hamba-hamba-Nya.Dan tidak ada nikmat yang lebih utama Yang diberikan oleh Alloh kepada hamba-hamba-Nya kecuali Allah mengilhamkan dzikir-Nya pada hamba-hamba-Nya tersebut".
Karena dzikir merupakan nikmat yang benar dari Allah , sehingga Rasulullah SAW. Bersabda:
Artinya."Perbanyaklah dzikir kepada Allah hingga orang-orang munafiq mengatakan bahwa kamu sesungguhnya orang-orang gila." (HR. Sa'id bin Manshur, dalam sunannya)
Oleh karena itu, dengan kenikmatan dzikir yang dikhususkan Allah secara khusus, yang Allah mengkhususkan dzikir ini dalam ayat-ayat-Nya dan hadits-hadits Yang telah disebutkan, dan juga perkataan para ulama tentangnya. Sebagaimana perkataan syekh Ahmad Shohibul Wafa Tajul 'Arifin dan Miftahus Shudur jilid ll yaitu: "Bahwa di dalam dzikir itu terdapat kemenangan, permintaan,pemenuhan kebutuhan-kebutuhan. Dan dzikir itu adalah dari Alloh, kembali kepada Allah, dan bersama Allah segala sesuatu yang dihadapi".
Apabila murid ingin memperoleh hudlurnya hati bersama Allah, maka bergaullah dengan syekh atau dengan ikhwan Yang dekat dengannya, Yang telah Allah beri nikmat atas mereka dengan "dzikrulloh", yang mereka adalah kelompok-kelompok "orang-orang yang telah Alloh beri nikmat atas mereka", yaitu suatu jalan yang lurus, yang jalan itu merupakan petunjuk Alloh.
Dan berdo'a dengan meminta petunjuk kepada jalan yang Iurus, dalam sholat fardlu yang Lima dan dalam sholat yang Iainnya, merupakan bagian dari rukun sholat. Dan meninggalkan doa ini termasuk ke dalam golongan orang-orang yang dimurkai oleh Alloh. Karena mereka meningalkan permohonan-Nya agar berdoa kepada-Nya, sedang anak-anak Adam ketika mereka meminta atau diminta mereka marah.
Dan termasuk bagian dari orang-orang Yang sesat bila meninggalkan ittiba' kepada orang-orang yang sudah sampai kepada-Nya. Sungguh tidak akan sampai orang yang sudah samapai kepada-Nya itu kecuali bersahabat dengan orang yang sudah sampai pula.
Allah SWT berfirman dalam Al-quran
"Dan barang siapa mentaati Allah dan Rasulnya , maka mereka itu bersama-sama orang - orang yang telah Allah beri nikmat atas mereka dari para nabi , para orang-orang yang benar , para syuhada, para sholihin, dan mereka adalah sebaik-baik untuk dijadikan teman." (QS.Annisa : 69)
No comments:
Post a Comment